Jodohku


Aku menunggu mu tiap malam wahai calon imamku
menunggu sampe tangan tuhan akan mempertemukan kita
dalam waktu yang sangat indah
aku merindukan sosok dirimu dalam hidupku
yang bisa mencintaiku dengan penuh ketulusan
yang bisa menjaga dan melindungiku
yang bisa menghapus segala kesedihanku
dan yang bisa menjadi panutan untuk hidupku
lihat lah lihat ada aku yang selalu menunggumu
yang masih sabar menunggu kehadiranmu
aku yang selalu berdoa  agar tuhan mempertemukan kita
siapapun kamu yang dikirimkan tuhan hanya untukku
aku berjanji pada diriku aku bakalan jadi wanita yang terindah
wanita yang akan menjadi permata yang paling indah hanya untuk imamku nanti
dan aku siap menjadi bidadari mu
Category: 0 komentar

Menerapkan Teknik Pengambilan Gambar Produksi


Mengoperasikan kamera
Menentukan posisi sudut pengambilan gambar.
  1. Normal Angle Posisi kamera sejajar dengan ketinggian mata (titik pusat perhatian) obyek yang diambil.
  2. Hight Camera Angle Sudut pengambilan dari atas    objek sehingga mengesanka objek jadi terlihat kecil. Teknik ini memiliki kesan dramatis yaitu       nilai “kerdil”.
  3. Low Camera Angle Sudut pengambilan dari arah bawah objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat besar. Teknik ini memiliki kesandramatis yaitu nilai agung/ prominance, berwibawa, kuat, dominan.
  4. Bird Eye View Teknik pengambilan gambar yang berada di atas ketinggian objek. Hasilnya akan             terlihat lingkungan yang luas dan benda-benda lain tampak kecil dan berserakan.
  5. Subjective Camera Angle Tehnik pengambilan di mana kamera  berusaha melibatkan penonton dalam peristiwa. Seolah-olah lensa kamera sebagai mata si penonton atau salah             satu pelaku dalam adegan.
  6. Objective Camera AngleTehnik pengambilan di mana kamera menyajikan sesuai dengan kenyataannya.
  7. Eye Level Sudut pengambilan gambar sejajar dengan objek. Hasilnya memperlihatkan tangkapan pandangan mata seseorang. Teknik          ini tidak memiliki kesan dramatis melainkan kesan wajar.
  8. Frog Eye Sudut pengambilan gambar dengan ketinggian kamera sejajar dengan alas/dasar kedudukan objek atau lebih rendah. Hasilnya akan tampak seolah-olah mata penonton mewakili mata katak.
  9. Over Shoulder pengambilan gambar dari  belakang bahu.
BIDANG PANDANGAN GAMBAR
Bidang pandangan atau framing adalah suatu langkah pengambilan gambar yang harus menentukan luas bidang pandangan untuk suatu obyek utama dan obyek lainnya dalam hubungannya dengan latar belakang.
Macam Bidanga Pemandangan Gambar :
  1. ELS ( Extreme Long Shot)
  2. LS (Long Shot)
  3. MLS (Medium Long Shot)
  4. MS (Medium Shot)
  5. MCU (Medium Close Up)
  6. CU (Close UP)
  7. BCU ( Big Close Up)
  8. ECU (Extreme Close Up)
Gerakan Kamera Dalam Pengambilan Gambar seringa banyak digunakan :
1. Pan, Panning
    Pan adalah gerakan kamera secara horizontal (mendatar) dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
    1. Pan right (kamera bergerak memutar ke kanan)
    2. Pan left (kamera bergerak memutar ke kiri)
2. Tilt, Tilting
    Tilting adalah gerakkan kamera secara vertical,mendongak dari bawah ke atas atau sebaliknya.
    1. Tilt up      : mendongak ke atas
    2. Tilt down  : menunduk ke bawah
5. Crab
Gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan subyek yang sedang berjalan.
    1. Crab left (bergerak ke kiri)
    2. Crab right ( bergerak ke kanan)
6. Crane
   Crane adalah gerakkan kamera di atas katrol  naik turun.
7. Arc
Arc adalah gerakkan kamera memutar mengitari obyek dari kiri ke kanan atau sebaliknya.

8.  Zoom
Zooming adalah gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi obyek secara optic, dengan mengubah panjang focal lensa dari sudut pandang sempit ke sudut pandang lebar atau sebaliknya.
Zoom in   : mendekatkan obyek dari long shot ke close up
Zoom out : menjauhkan obyek dari close up ke long shot
Category: 0 komentar

KONSEP DASAR PENCAHAYAAN (LIGHTING)


Jenis Pencahayaan

Cahaya Langsung (Direct Light)
Cahaya yang langsung dari matahari yang paling mudah dikenali. Cahaya ini langsung mengenai benda tanpa terhalangi apapun.

Cahaya tidak langsung (Diffused Light)
Cahaya baur, tidak langsung mengenai objek tetapi terhalangi oleh kabut awan atau karena debu yang bertebrangan.

Reflected Light
Cahaya yang dipantulkan, terjadi ketika  direct light memantul dari permukaan tertentu.Reflektor : Air,  cermin, Tembok berwarna putih, pasir, batuan dan jalan beraspal.

Window Light
Cahaya yang datang melewati celah atap, jendela, atau lobang

Pengaturan Cahaya
Lighting adalah tekhnik mengatur pencahayaan, agar gambar yang dihasilkan berkualitas tinggi dengan tingkat fokus yang baik.

a. Natural Light
Merupakan cahaya yang berasal dari alam seperti cahaya matahari, bulan, dan api.

b. Artificial Light
Merupakan cahaya buatan yang berasal dari cahaya lampu. Dilihat dari komposisi tata cahaya yang tampak dalam frame kamera, ada beberapa tata cahaya dasar, yaitu:
1) Key Light
Cahaya utama yang berfungsi sebagai penerang pokok atau utama.
2) Fill Light
Cahaya tambahan yang berguna untuk mengisi bagian yang gelap.
3) Back Light
Berfungsi sebagai cahaya tambahan juga, tetapi berguna untuk menciptakan suasana ruang di belakang adegan.
4) Available Light
Merupakan cahaya pendukung suasana yang salah satu gunanya untuk mempertegas suasana. Misal menciptakan suasana malam atau mistis dengan lampu kebiruan.

Reflektor
Reflektor merupakan peranti pendukung tata cahaya, berfungsi menjadi alat pembias atau sebaliknya lebih terfokus. Tata cahaya tidak selalu menghadap ke tokoh, dengan bantuan reklektor komposisi cahaya menjadi lebih merata dan alami. Reflektor biasanya dibuat dari alumunium foil yang ditempelkan pada papan atau styrofoam. Namun bila biaya tidak mencukupi, bisa menggunakan styrofoam dengan arah dan tempat yang pas untuk mendukung pencahayaan.
Pencahayaan
v  Objek harus memiliki atau dilingkupi cahaya agar dapat diambil gambarnya.
v  Terdapat berbagai macam tipe cahaya yang menerpa objek. Tipe cahaya:
§  Front Lightning: cahaya berasal dari arah depan objek, sejajar dengan kamera.
§  Side Lightning: cahaya berasal dari arah samping objek.
§  Back Lightning: sumber cahaya membelakangi objek, cahaya menghadap arah kamera.
§  Hair Lightning: Sumber cahaya tepat diatas objek foto.
Komposisi
Komposisi merupakan susunan dari berbagai objek dalam gambar sehingga kehadirannya dapat membangun atau mengacaukan sebuah gambar. Sebelum mengambil gambar: pandanglah objek dari berbagai sudut: rendah / tinggi, dekat/jauh, berkelilinglah mengitari objek.

Bagian-bagian komposisi
Posisi: Mengatur peletakan dari suatu objek, baik melalui pengaturan fasilitas kamera dan sudut pandang maupun pengaturan dari objek.
Proporsi: Ketika Anda akan mengambil suatu gambar, cobalah melihat sekeliling objek itu dan tentukan pula tujuan atau pesan yang Anda inginkan saat Anda mengambil gambar tersebut.
Garis: mengarahkan mata pada suatu titik pandang tertentu. Garis yang bergelombang dan melengkung memberikan kesan ketenangan, garis tebal dan lurus serta diagonal memberikan kesan dinamis dan memperkuat gambar.
 
Bentuk: menonjolkan bentuk satu sisi dengan penerangan muka, sedangkan untuk penampilan pola pencahayaan belakang lebih baik.
Peletakan posisi objek: objek yang ditempatkan tidak ditengah lebih menarik daripada objek diletakkan ditengah.
Diagonal yang dinamis: menampilkan kesan gerakan dan menampilkan kedalaman.
 Kesedarhanaan: meniadakan objek yang tidak perlu, latar belakang yang bersih, akan membuat gambar tampak menarik

Sudut Pandang
Perbedaan sudut pandang memberikan kesan yang berbeda-beda, antara lain :
  1. Bird Eye View: sudut pandang pada posisi atas. Menampilkan pola serta detail dari objek jika objek sedang beraktivitas.
  2. Frog Eye View: Sudut pandang dari posisi bawah menampilkan kesan objek menjadi lebih tinggi dan lebih besar.
  3. Straight Eye View: sudut pandang lurus dengan objek yang akan dipotret. Objek direkam secara natural dan apa adanya, tanpa distrosi.
Kontras yang Tajam
Kontras akan membuat objek terpisah dari latar belakangnya.
Foto akan lebih kuat dengan objek utama yang lebih menonjol dari latar belakang
Tips
Tips menghasilkan foto yang bagus:
v  Pegang kamera dengan mantap.
v  Ambil posisi sinar dibelakang Anda Mencoba mendekat pada objek – kesederhanaan.
v  Pilih format foto. Format Vertikal: kesan ketinggian (gedung bertingkat, langit), Format Horizontal: kesan bidang luas (pemandangan gunung).
v  Masukkan manusia ke dalam gambar: foto pemandangan menjadi lebih baik karena objek manusia memperteguh pemandangan tersebut.
v  Buatlah variasi: ambillah gambar dari berbagai sudut, gunakan teknik close up, wide angle, pada cuaca yang berbeda-beda.
v  Tambahkan kedalaman dan gunakan proporsi
Category: 0 komentar

PHP ( Hypertext prepocessor )


Pengertian PHP
Menurut kamus komputer PHP adalah bahasa pemprograman untuk dijalankan melalui halaman web, umumnya digunakan untuk mengelola informasi di internet. Sedangkan pengertian lain PHP adalah singkatan dari PHP Hypertext prepocessor yaitu bahasa pemrograman web server – side yang bersifat open source atau gratis PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server
PHP adalah bahasa pemprograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP adalah script yang digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis. Dinamis berarti halaman itu yang diminta oleh client selalu terbaru. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut dijalankan
Contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah phpBB dan mediawiki (software dibelakang wikipedia) php juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari ASP.Net/C#/VB.NET Microsoft, couldfusion Macromedia , JSP/ Java Sun Microsystem , dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupa CMS yang dibangun mengunakan PHP adalah mambo, Joomla , postnuke xaraya dll

Sejarah PHP
PHP atau FI
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 pada saat itu PHP bernama FI (form Interpreted) adalah sekumpulan script yang digunakan untuk mengelola data form dari web. Kemudian perkembangan selanjutnya , Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamainya PHP atau FI yang berganti kepanjangan menjadi personal home page  atau Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP
                selanjutnya pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0 yang merupakan cikal bakal PHP 3. Pada dirilis interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul – modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
PHP versi 3
Pada tahun 1997 , sebuah perusahaan bernama  Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih , lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada juni 1998 perusahan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0 Fasilitas tambahan PHP versi 3 dibandingkan versi sebelumnya, selain tambahan fungsi – fungsi baru juga mendukung beberapa akses ke banyak database , pengelolaan protokol dan API. Dari versi 3 lah singkatan PHP muncul yaitu PHP : Hypertext Preprocessor.
PHP versi  4
Pada musim dingin di tahun 1998 , menulis ulang bahasa pemprograman PHP ini membuat ketangguhan bahasa pemprograman ini. Akhirnya pada pertengahan tahun 1999 , Zend merilis interpreter php baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0
                 PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web yang kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi. PHP 4.0 ini juga memiliki keunggulan dibanding versi – versi sebelumya diantaranya mendukung beberapa web server , fasilitas HTTP session , output buffer dan sistem keamanan pada perkembangannya , pada saat itu hampir 20% web server menggunakan bahasa pemprograman.
PHP versi 5
Pada juni 2004, Zend merilis php 5.0 . dalam versi ini , inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar dan dikenalkan model pemrograman  berorientasi objek baru untuk menjawab perkembangan bahasa pemprograman kearah pemprograman berorintasi objek
Category: 0 komentar